Ambil Langkah Tegas, Bupati Kobar Panggil Pertamina dan SPBU

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com -Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengambil langkah tegas menyikapi antrean  panjang BBM di sejumlah SPBU. Bupati Kobar  Hj Nurhidayah memanggil  PT Pertamina Patra Niaga, pengelola SPBU,  aparat kepolisian, dan TNI untuk membahas dugaan praktik pelangsiran BBM subsidi yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama antrean.

Dalam rapat koordinasi yang digelar Rabu  (29/7/2026), perhatian tertuju pada dugaan  penyalahgunaan barcode BBM subsidi.  Sistem yang seharusnya memastikan penyaluran  tepat sasaran diduga dimanfaatkan oleh oknum  untuk melakukan pembelian BBM secara berulang.

Salah satu sorotan dalam rapat adalah adanya dugaan pelangsir yang menggunakan kendaraan berbeda,bahkan kendaraan roda empat bernilai tinggi, untuk memperoleh BBM subsidi. Praktik tersebut dinilai  merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bahan bakar bersubsidi.

Sales Branch Manager II Fuel Kalimantan Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Lucky Haryanto,  menegaskan barcode BBM subsidi hanya berlaku  untuk kendaraan yang telah terdaftar. Operator  SPBU juga diwajibkan mencocokkan barcode  dengan nomor polisi kendaraan sebelum melayani  pengisian.