91 Peserta Ikuti Seleksi TWK Paskibraka Barito Utara, DPRD Apresiasi Proses yang Transparan

oleh
oleh
H Taufik Nugraha
H Taufik Nugraha

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Sebanyak 91 peserta mengikuti seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara tahun 2026. Pelaksanaan seleksi mendapat apresiasi dari DPRD Barito Utara karena dinilai berlangsung tertib dan transparan.

Peserta yang mengikuti TWK terdiri atas 50 pria dan 41 wanita, berasal dari total 129 pendaftar yang sebelumnya mendaftarkan diri pada proses seleksi calon anggota Paskibraka.

Dalam pelaksanaan tes, setiap peserta mengerjakan 20 soal dengan durasi pengerjaan selama 60 menit. Seluruh rangkaian seleksi diawasi oleh tim pelatih dari TNI, Polri, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mengapresiasi pelaksanaan seleksi yang berjalan dengan baik serta menjunjung prinsip transparansi.

“Kegiatan seleksi ini sangat penting untuk menjaring generasi muda terbaik yang tidak hanya memiliki fisik yang kuat, tetapi juga wawasan kebangsaan dan kecerdasan yang baik. Kami berharap proses ini dapat melahirkan calon anggota Paskibraka yang berintegritas dan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya,” ujarnya di Muara Teweh, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan seleksi Paskibraka harus terus didukung oleh seluruh pihak agar semangat nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan semakin tertanam di kalangan pelajar.

Berdasarkan hasil pengumuman TWK, sebanyak lima peserta wanita dinyatakan tidak lulus karena memperoleh nilai di bawah standar. Sementara itu, 11 peserta pria juga tidak berhasil melaju ke tahapan seleksi berikutnya.

Tes Wawasan Kebangsaan menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur pemahaman peserta terhadap nilai-nilai nasionalisme, integritas, bela negara, serta empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Peserta juga diuji kemampuan berbahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Usai pengumuman hasil TWK, seluruh peserta yang lolos melanjutkan seleksi ke tahap Tes Intelegensia Umum (TIU). Tes ini bertujuan mengukur kemampuan kognitif peserta, meliputi kemampuan berpikir logis, analitis, dan numerik dalam waktu yang telah ditentukan.

Materi TIU mencakup kemampuan verbal, seperti sinonim, antonim, analogi, dan pemahaman wacana. Selain itu, peserta juga diuji kemampuan numerik berupa berhitung cepat, deret angka, serta soal cerita matematika dasar, hingga kemampuan figural untuk mengukur penalaran dan analisis pola gambar.

Rangkaian seleksi TWK dan TIU menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara tahun 2026 guna memperoleh putra-putri daerah yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga kecerdasan intelektual dan wawasan kebangsaan yang baik. (ko)