PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya terus menjadi perhatian pemerintah. Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mendampingi Menteri Kehutanan Republik Indonesia (RI) Raja Juli Antoni dan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau langsung lahan terdampak kebakaran di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (19/8).
Fairid mengatakan, Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam menangani karhutla. “Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan di lapangan dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih terjadi,” tegasnya.
Fairid menegaskan penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Upaya pencegahan, pemantauan kondisi lahan, respons cepat di lapangan, serta keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat.
“Sinergi diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat Kota Palangka Raya. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, relawan, dan masyarakat perlu terus diperkuat dalam menghadapi potensi karhutla,” ungkapnya.
Dalam peninjauan itu, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, juga memberikan apresiasi kepada para relawan pemadam kebakaran dengan kostum Superman kebanggaanya. Ialah Rudiansyah, remaja yang baru berusia 15 tahun. Tindakannya menjadi relawan menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar dan kelestarian alam. (afa/ans/ko)







