Ngaben Massal Banjar Merta Sari Cerminkan Kuatnya Gotong Royong di Kapuas

oleh
oleh
Wakil Bupati Kapuas Dodo saat pelepasan Bade dalam rangkaian Ngaben Massal Banjar Merta Sari di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang.
Wakil Bupati Kapuas Dodo saat pelepasan Bade dalam rangkaian Ngaben Massal Banjar Merta Sari di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang.

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pelaksanaan Ngaben Massal Banjar Merta Sari di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, tak hanya berlangsung khidmat. Tradisi keagamaan umat Hindu tersebut juga menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kapuas Dodo, S.P., M.A., saat melepas Bade dalam rangkaian Upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal, Selasa (25/8).

“Pelaksanaan Ngaben Massal juga menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan, kerukunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Kapuas,” ujar Dodo.

Dia mengapresiasi panitia, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh umat Hindu yang telah mempersiapkan dan melaksanakan rangkaian upacara dengan penuh ketulusan dan kebersamaan.

Menurut Dodo, Pitra Yadnya merupakan bentuk penghormatan dan bakti kepada para leluhur. Pelaksanaannya tidak hanya memiliki makna keagamaan dan spiritual, tetapi juga mengandung nilai luhur tentang penghormatan kepada orang tua dan leluhur, keikhlasan, kebersamaan, serta keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama dan lingkungan.

Dodo menegaskan, Pemkab Kapuas menghargai keberagaman agama, adat istiadat dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama.

Karena itu, masyarakat diajak terus memperkuat toleransi, saling menghormati dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Perbedaan hendaknya tidak menjadi alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Kapuas yang BERSINAR, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman dan Religius.

Dia juga mengajak masyarakat mempertahankan semangat Huma Betang sebagai nilai hidup bersama dalam keberagaman.

“Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Kapuas sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat, dengan menjunjung tinggi semangat Huma Betang, yaitu hidup bersama dalam keberagaman, saling menghormati, saling membantu dan menjaga persatuan,” ajaknya.

Pelepasan Bade tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kapuas, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, asisten Sekretaris Daerah, sejumlah kepala perangkat daerah, serta tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Atas nama Pemkab Kapuas, Dodo turut menyampaikan selamat melaksanakan Upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal kepada seluruh umat Hindu Banjar Merta Sari. Dia berharap seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan khidmat serta memberikan kedamaian bagi keluarga yang melaksanakan. (art/ko)