Bupati Halikinnor Minta Tambahan Water Bombing untuk Tangani Karhutla Kotim

oleh
oleh
Bupati Kotim H.Halikinnor saat meninjau kebakaran lahan belum lama ini.
Bupati Kotim H.Halikinnor saat meninjau kebakaran lahan belum lama ini.

SAMPIT, Kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta tambahan armada water bombing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Permintaan itu disampaikan Halikinnor saat mendampingi kunjungan kerja Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Forkopimda Kalteng di Sampit, Jumat (28/8/2026).

Halikinnor mengatakan penanganan karhutla semakin sulit karena keterbatasan sumber air. Sejumlah embung yang sebelumnya digunakan untuk pemadaman mulai mengering akibat musim kemarau.

“Kita kesulitan air. Kita sudah mengambil air sampai ke Sungai Mentaya. Embung yang semalam masih bisa digunakan, sekarang sudah kering,” ungkapnya.

Pemkab Kotim telah mengerahkan seluruh OPD untuk membantu penyediaan air dan mendukung pemadaman. Namun, armada darat dinilai belum mampu menjangkau titik api yang berada jauh di dalam hutan.

Karena itu, Halikinnor berharap Pemprov Kalteng dapat menambah dukungan water bombing untuk menjangkau kawasan terpencil dan mempercepat pemadaman.

“Water bombing sangat penting, terutama untuk daerah yang masuk jauh ke dalam hutan. Tidak mungkin semuanya dijangkau dari darat,” tegasnya.

Halikinnor juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas pembakaran.

Pemkab Kotim bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan unsur terkait lainnya terus melakukan penanganan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla. (ko)