El Nino Tak Surutkan Semangat Petani, KTH Meniti Fajar Sukses Kembangkan Melon di KM 24

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Kondisi cuaca kering akibat fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat masyarakat di wilayah KM 24, khususnya para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Meniti Fajar. Mereka tetap berupaya mengembangkan budidaya melon sebagai salah satu kegiatan pertanian yang memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lurah Raja Seberang, Yaumil Bahsin, mengatakan masyarakat setempat menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengembangkan sektor pertanian. Salah satu yang cukup menonjol yakni Kelompok Tani Makmur yang mengembangkan tanaman melon di kawasan KM 24.

Menurut Yaumil, kemampuan masyarakat beradaptasi dengan kondisi dan perkembangan pertanian menjadi hal yang patut diapresiasi. Terlebih, budidaya melon bukanlah pekerjaan yang mudah dan membutuhkan ketelitian sejak proses awal.

“Rata-rata petani di sini menanam melon. Saya sangat bangga dengan mereka karena ternyata masyarakat bisa beradaptasi dengan perkembangan,” kata Yaumil, Rabu (9/9/2026).

Dia menjelaskan, budidaya melon memiliki tantangan tersendiri, terutama pada tahap pembibitan. Petani harus memastikan bibit tumbuh dengan baik sebelum masuk ke tahapan penanaman dan perawatan.

Namun, keterbatasan dan tantangan tersebut tidak membuat petani menyerah. Dengan keuletan dan semangat, masyarakat terus menjalankan setiap tahapan budidaya mulai dari pengolahan lahan, persiapan bibit, penanaman hingga perawatan tanaman.

“Proses budidaya melon memang tergolong agak rumit, terutama saat pembibitan. Tetapi dengan keuletan dan semangat masyarakat, khususnya petani melon, semua itu bisa dilewati,” ujarnya.