PALANGKA RAYA, kaltengonline.com – Situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap masih mengganggu aktivitas masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng). Kondisi ini turut menjadi perhatian Densus 88 Antiteror Polri Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Kalteng.
Densus 88 Satgaswil Kalteng menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap saat beraktivitas di luar rumah.
Pembagian masker berlangsung di Bundaran Besar dan lampu merah Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (26/9/2026).
Selain membagikan masker, tim juga membagikan stiker serta mengedukasi masyarakat mengenai bahaya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme (IRET).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Peduli Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan.” Sebanyak sekitar 2.500 masker dibagikan kepada pengguna kendaraan yang melintas di sejumlah titik.
“Aksi peduli bencana karhutla dan asap, kami membagikan masker kepada pengguna kendaraan di beberapa titik. Pembagian masker sekitar 2.500 pieces, sekaligus juga imbauan untuk menolak bahaya paham IRET (Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme) kepada pengguna kendaraan yang disambangi,” kata IPTU Ganjar, Minggu (27/9/2026).
Ganjar menjelaskan, kegiatan sosial tersebut tidak hanya menyasar pengguna jalan. Tim Densus 88 Satgaswil Kalteng juga membagikan masker ke Kantor Kelurahan Pahandut.
Selain itu, pembagian masker dilakukan di Panti Asuhan Kristen Agape dan Panti Asuhan Al Mim di Palangka Raya.
“Harapannya dengan ke panti asuhan juga, bisa membantu menjaga kesehatan untuk anak-anak panti serta memberikan edukasi juga kepada anak-anak kita,” ucap Ganjar.(ko)






