MALANG, kaltengonline.com – Tergerak melihat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kalimantan Tengah (Kalteng), Himpunan Mahasiswa Pelajar Kalimantan Tengah (HMPKT) se-Malang Raya menggelar aksi galang dana selama dua hari, 26-27 September 2026.
Aksi tersebut melibatkan FKMP Kobar Malang Raya, PPMS Seruyan, HIMALAYA Lamandau, serta mahasiswa Kalteng dari kabupaten lainnya.
Penggalangan dana dilakukan di sejumlah lokasi, mulai dari lampu merah Jembatan Soekarno Hatta, Jalan Veteran, hingga kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Malang.
Selain menggalang dana, mahasiswa juga berjualan bunga mawar di kawasan Kayutangan. Pada aksi di CFD, mereka menampilkan permainan dan musik tradisional serta pakaian adat Kalteng.
Koordinator aksi, Rizqy Nafil Husni, mengatakan kegiatan tersebut muncul dari kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat Kalteng yang terdampak karhutla.
“Melihat kondisi daerah kami, Kalimantan Tengah dengan kondisi asap dan karhutla, kami juga merasa tergugah. Akhirnya kami putuskan dengan melakukan aksi penggalangan dana,” kata Nafil dalam rilis yang diterima media, Selasa (29/9/2026).
Selama dua hari, aksi tersebut berhasil mengumpulkan dana Rp3.334.000. Bantuan kemudian dikoordinasikan dengan rekan-rekan di Palangka Raya dan diserahkan kepada Justice, Peace & Integrity of Creation (JPIC) Kalimantan untuk membantu kebutuhan logistik relawan pemadam karhutla.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada warga yang membantu dan rekan-rekan lainnya. Untuk aksi penggalangan dana lanjutan, kami akan upayakan lagi,” pungkasnya.(ko)






