Debora Ingatkan Bahaya Bakar Sampah Sembarangan Saat Cuaca Panas

oleh
oleh
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Cuaca panas terik yang disertai kondisi lahan mengering di Kota Palangka Raya memicu tingginya kerawanan musibah kebakaran. Percikan api kecil dari aktivitas warga sehari-hari dapat dengan cepat memicu bencana besar, apabila tidak segera dikendalikan.

Merespons ancaman tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, meminta masyarakat agar tidak lengah. Menurutnya, kewaspadaan dini merupakan tameng utama untuk mencegah meluasnya amukan si jago merah, terutama di tengah kondisi vegetasi lingkungan yang sangat rentan.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih mawas diri dan tidak mengabaikan dampak cuaca ekstrem. Langkah antisipasi sejak dini sangat krusial untuk menghindari kerugian materiil maupun korban jiwa,” ujar Debora, Rabu (30/9).

Dia menjelaskan, kondisi kekeringan membuat material di lingkungan sekitar menjadi sangat mudah tersulut. Oleh karena itu, Debora mengimbau, warga untuk berhati-hati saat bersinggungan dengan sumber api, khususnya kebiasaan membakar sampah rumah tangga. Ia menegaskan, pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan sangat berbahaya karena sisa bara yang tertiup angin dapat seketika menjalar ke permukiman maupun lahan kosong.

“Hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membakar sampah secara sembarangan terbukti sangat efektif menekan risiko musibah saat kondisi cuaca sedang buruk,” tambahnya.

Di sisi lain, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan inisiatif warga. Debora mendorong, pemerintah di tingkat kelurahan dan barisan relawan pemadam untuk terus menyiagakan personel, terutama di titik-titik rawan kebakaran. Koordinasi lintas sektor dinilai mutlak diperlukan agar setiap laporan kemunculan titik api dapat langsung ditindaklanjuti dengan cepat sebelum membesar.

Meski demikian, srikandi DPRD ini meminta, masyarakat tetap tenang dan tidak mudah panik menghadapi fenomena cuaca saat ini. Ketenangan tersebut harus diimbangi dengan sikap hati-hati, termasuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi terkait lokasi kebakaran agar tidak memicu keresahan massal.

“Kunci utamanya adalah kesiapsiagaan dan kepedulian bersama. Dengan begitu, kita bisa menekan potensi dampak buruk yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini,” pungkasnya. (zia/ko)