KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Peluang produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Kapuas menembus pasar ritel modern semakin terbuka. Enam produk UMKM kini masuk tahap persiapan untuk dipasarkan melalui jaringan Alfamart.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas Teguh Yunianto mengatakan, saat ini proses telah memasuki tahap persiapan memorandum of understanding (MoU) antara Alfamart dan pelaku UMKM. Sebelumnya, produk yang diajukan telah melalui proses seleksi dan kini dilanjutkan dengan uji kesehatan produk.
“Dari sekitar 50 produk yang diajukan, ada enam yang lolos. Sekarang masuk persiapan MoU antara Alfamart dan UMKM, termasuk proses uji kesehatan produk,” kata Teguh.
Produk yang lolos berasal dari sejumlah pelaku UMKM Kapuas. Di antaranya amplang ikan air tawar, kerupuk ikan, keripik kulit ikan, stik tulang ikan dan saluang krispi. Kemudian produk kembang goyang dari Eka Jaya Food, keripik rasa asin gurih dari Aneka Cemilan Melan, serta kelakai pedas dari Rumah Kelakai Flamboyan.
Teguh menjelaskan, jika seluruh tahapan terpenuhi, produk UMKM tersebut berpeluang dipasarkan melalui jaringan Alfamart. Mekanismenya, produk yang memenuhi persyaratan nantinya dibeli langsung oleh pihak Alfamart.
Menurutnya, akses pasar tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan penjualan produk UMKM. Lebih jauh, meningkatnya permintaan produk juga diharapkan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat yang menjadi penyedia bahan baku.
“Harapannya bukan hanya UMKM yang memproduksi barang, tetapi juga penyedia bahan bakunya ikut terdorong. Ketika permintaan meningkat, kebutuhan bahan baku juga meningkat,” ujarnya. (art/ko)






