Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mendorong KiM Property mengambil langkah untuk membantu melindungi anak-anak. Perusahaan tersebut membagikan masker kepada pelajar dan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang berasap.
Wakil Direktur PT KiM Property, Wardiman, mengatakan anak-anak, khususnya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD), menjadi perhatian karena mereka tetap menjalani aktivitas di tengah kabut asap.
Menurut Wardiman, perlindungan kesehatan anak-anak menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, KiM Property berupaya memberikan bantuan nyata sesuai kemampuan perusahaan.
Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan atas arahan pemilik KiM Property, Rangga Lesmana. Kepedulian itu diwujudkan melalui pembagian masker kepada anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan.
Bagi KiM Property, pembagian masker merupakan salah satu upaya membantu mengurangi paparan asap saat anak-anak dan warga beraktivitas. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat di tengah kondisi karhutla yang masih berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Wardiman menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata. Menurut dia, dukungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, meskipun dilakukan secara sederhana dan sesuai kemampuan.
Selain membagikan masker, KiM Property juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan relawan yang berada di garis depan penanganan karhutla. Dukungan itu diberikan sebagai bentuk partisipasi perusahaan dalam menghadapi bencana yang berdampak luas tersebut.
Ia berharap keterlibatan berbagai pihak dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung para relawan yang bekerja menangani kebakaran di lapangan.
Di tengah kabut asap, perhatian terhadap anak-anak sekolah menjadi penting agar risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan. Namun, penggunaan masker tetap perlu disertai upaya penanganan karhutla dan langkah perlindungan kesehatan lainnya.
Wardiman berharap kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Barat segera teratasi sehingga kabut asap berkurang dan anak-anak dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla. (bob/ko)






