Disdik Barsel Tuntaskan Bimtek 100 Operator Dapodik untuk Tingkatkan Kualitas PAUD

oleh
oleh
Suasana Bimtek Operator Dapodik yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, baru-baru ini.
Suasana Bimtek Operator Dapodik yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, baru-baru ini.

BUNTOK, Kaltengonline.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), sukses merampungkan rangkaian kegiatan pemenuhan delapan indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Program strategis ini direalisasikan, melalui kucuran bantuan pemerintah pusat dari Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Langkah pemenuhan indikator tersebut, diawali dengan perumusan dokumen lintas sektor yang melahirkan ko mitmen bersama, berupa nota kesepahaman (MoU). Kesepakatan kolaboratif ini, menjadi fondasi kuat untuk bersinergi mendorong seluruh satuan PAUD, dalam mendongkrak kualitas layanan pendidikan usia dini di wilayah Barito Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Barsel, Manat Simanjuntak, memaparkan sebagai pamungkas dari rangkaian program bantuan tersebut, pihaknya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Pelatihan khusus pemenuhan delapan indikator PAUD HI ini, melibatkan 100 perwakilan satuan pendidikan di bawah naungan Disdik setempat.

“Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja sama seluruh pihak terkait, kegiatan Bimtek ini akhirnya dapat diselesaikan dengan baik, meskipun pelaksanaannya sempat tertunda akibat bencana kabut asap beberapa waktu lalu,” ungkap Manat, Senin (2/11).

Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar, agar materi yang diserap dalam kegiatan tersebut dapat langsung diaplikasikan di lapangan. Seluruh operator satuan pendidikan dituntut tangkas, dalam memahami dan mengeksekusi, penginputan data PAUD HI secara presisi dan komprehensif ke dalam sistem aplikasi Dapodik masing-masing.

“Validitas data yang diinput akan menjadi basis utama dalam mendukung pemenuhan delapan indikator PAUD HI. Pada akhirnya, hal ini akan bermuara pada peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini yang lebih holistik, integratif, dan berkelanjutan di Kabupaten Barito Selatan,” pungkasnya. (ena/ko)