Dr H Pajarudinnoor, Sekwan Provinsi Kalteng yang Mengawali Karir sebagai Guru
PALANGKA RAYA-Sekretaris DPRD (Sekwan) merupakan jabatan yang sangat strategis, memiliki tugas dan fungsi yang berbeda dengan kepala perangkat daerah lainnya. Tugasnya cukup berat dan menantang, berperan penting dalam menjaga harmonisasi antara lembaga eksekutif dan legislatif. Tugas tersebut kini diemban oleh Dr H Pajarudinnoor SPd MSi yang resmi menjabat sebagai Sekwan Provinsi Kalteng.
Pajarudinnoor terpilih sebagai Sekwan Provinsi Kalteng setelah mengikuti lelang jabatan. Berdasarkan hasil seleksi, namanya menempati peringkat pertama. Kemudian, pada 13 April 2022, Ia bersama kepala perangkat daerah (PD) lainya resmi dilantik oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.
Sosok Pajarudinnoor merupakan birokrat berpengalaman. Lebih dari tiga dekade, tepatnya 33 tahun sebagai aparatur sipil negara (ASN). Pria yang berulang tahun setiap tanggal 5 Mei tersebut mengabdi sebagai ASN di tanah kelahirannya di Kabupaten Murung Raya (Mura). Di daerah inilah ia menyelesaikan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA.
Pajarudinnoor mengawali karir sebagai guru atau tenaga pengajar di SMP 1 Muara Laung, Puruk Cahu pada tahun 1989. Saat awal pemekaran Mura tahun 2002, Pajarudinnoor diangkat pada Dinas Pendidikan (Disdik) Mura menjadi Kasubdit Sarana dan Prasarana. Selanjutnya dimutasi menjadi Kabid Diklat BKD Mura, tidak berapa lama kemudian dipromosi menjadi Kabag Sosial.
Semangat kerja keras yang dilakoni, membuat karir Pajarudinnoor terus melejit. Setelah menempati posisi di beberapa bidang, akhirnya Pajaruddinnor dilantik menjadi Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kemudian menempati posisi strategi di beberapa perangkat daerah (PD) lainnya yakni sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Kadis Pariwisata Seni dan Budaya, Pemuda dan Olahraga, Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Keberhasilan Pajaruddinnoor menempati posisi kunci di beberapa instansi, tidak terlepas dari motivasi yang selalu diberikan oleh kedua orangtuanya dan dukungan keluarga. Kedua orangtuanya, kata Pajaruddinnoor terus memberikan semangat kepada anak-anaknya untuk terus belajar dan berusaha. Alhasil dari tujuh bersaudara, ia bersama empat saudaranya melanjutkan suksesi orangtua di birokrasi.
Seiiring berjalannya waktu, anak kedua dari tujuh bersaudara pasangan Intan Kuet (Alm) dan Hj Sabariyah (Alm) mencoba meniti karir yang lebih tinggi dan lebih menantang lagi. Kakak kandung dari Wakil Bupati (Wabup) Mura H Rejikinnoor ini pun mengikui seleksi terbuka atau open bidding jabatan sebagai Sekretaris DPRD Kalteng.
“Kebetulan pemprov Kalteng mengadakan lelang jabatan dan kemudian saya putuskan untuk mengikuti open bidding, sehingga memilih jabatan sekwan,” ungkap H Pajarudinnoor saat berbincang dengan Kalteng Pos di ruang kerjanya pada Jumat (3/6).
Menurut pria yang telah sukses meraih gelar Doktor di Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2021 lalu tersebut, keputusan memilih jabatan Sekwan karena ingin kendapatkan tantangan baru. Posisi tersebut dipilih karena bidang lain sudah dijalankan selama menjadi birokrasi.
“Alhamdulilah setelah mengikuti lelang jabatan, hasil seleksinya menempati urutan pertama. Kemudian meminta persetujuan gubernur beserta persetujuan pimpinan dewan. Dan, setelah melalui proses yang cukup panjang, alhamdulilah semua berjalan aman dan lancar tanpa hambatan apapun. Sehingga pada tanggal 30 Mei mengadakan serah terimah jabatan (Sertijab) dengan pejabat lama,” ungkap suami dari Hj Fitri ini.
Keberhasilan dan posisi yang diraih saat ini tentu tidak serta merta diperoleh begitu saja. Memerlukan perjuangan tak kenal lelah. Apalagi dirinya juga berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. “Namun dengan semangat yang kuat dan dukungan dari keluarga akhirnya semua ini dapat saya peroleh,” ucap ayah empat anak ini.
Sedangkan mengenai posisi Sekwan yang dipilihnya saat mengikuti lelang jabatan, kata Pajarudinnoor, tidak terlepas dari keinginannya untuk belajar hal yang baru.
“Saya tertarik dengan Sekwan karena ingin berkecimpung bersama orang-orang politik. Sambil menjalankan tugas, juga belajar dan menimba ilmu. Apalagi belum pernah di Sekwan. Karena katanya sekwan memiliki fungsi ganda dimana secara administrasi bertangungjawab kepada gubernur dan operasional di lapangan bertangungjawab kepada pimpinan DPRD Kalteng,” ungkapnya.
Tugas yang harus dituntaskan kedepan adalah mengkoordinasikan, mengharmoniskan dan memberikan pelayanan secara maksimal. Serta berkoordinasi dengan anggota dan fraksi di DPRD Kalteng untuk mempercepat pembahasan peraturan daerah khususnya yang perlu dikoordinasikan supaya bisa selesai baik Perda inisiatif maupun usulan dari DPRD. Selanjutnya memberikan pelayanan kepada semua anggota dewan sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku.
“Sambutan anggota dewan sangat baik. ASN di DPRD juga menyambut dengan baik. Saat ini juga mengkoordinasikan tugas-tugas dan bagian, mengumpulkan PPTK untuk menyamakan persepsi, sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat mencapai target atau realisasi keuangan bisa sesuai dengan yang diharapkan karena telah diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo melalui gubernur H Sugianto Sabran agar tidak terlambat,”tambah pria sederhana ini sembari menambahkan ke depan staf lain termasuk cleaning servis juga akan dibina, agar suasana lingkungan dewan lebih asri, teratur, bersih dan lebih baik lagi kedepan.
Setelah terpilih sebagai Sekwan Provinsi Kalteng, Pajarudinnoor mengakui, seluruh keluarganya sangat mendukung. Semua keluargannya kini diboyong ke Kota Palangka Raya, menempati sebuah rumah kontrakan.
Kemudian ketika ditanya apakah ada keinginan untuk berkecimpung di dunia politik, H Pajarudinnoor juga menjelaskan dirinya masih fokus pada tugas pokok dan fungsi yang diamanahkan kepadanya saat ini. (nue/ala/ko)







