Layanan Medical Chek Up Diminati Masyarakat

oleh
oleh
KUNJUNGAN: Bupati Kotim, H Halikinnor berbincang dengan para dokter yang bertugas di Rs Murjani Sampit, belum lama ini.

SAMPIT-Klinik Kesehatan Kerja (Okupasi) di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi pilihan masyarakat untuk menjalani pengobatan.

Berdasarkan data, dari Januari hingga Juni 2022 sebanyak 1.643 pasien yang berkunjung. Hal itu menandakan ada peningkatan signiȀ kan pasien yang merujuk ke klinik kesehatan milik pemerintah daerah tersebut.

“Perharinya kebanyakan pasien yang datang berjumlah 5-10 orang yang mendapatkan rekomendasi dari perusahaan di tempatkan bekerja untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Dokter Spesialis Okupasi RSUD dr Murjani Sampit, Anggun Iman Hernawan, belum lama ini.

Dia mengatakan, banyaknya pasien rawat jalan yang berkunjung ke klinik kesehatan kerja merupakan pasien yang direkomendasikan dokter umum yang bertugas diperusahaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, ada juga pasien yang sudah mengalami gejala penurunan kesehatan yang menimbulkan penyakit akibat kerja, dan ada juga pasien dalam keadaan sehat yang meminta relomendasi kelayakan kerja.

“Sebagai dokter spesialis saya melakukan upaya promotif, preventif dan edukasi kepada pasien yang berstatus sebagai pekerja,” kata Anggun Iman.

Dia menambahkan, sebagai dokter spesialis dia melakukan analisa terharap setiap pasien apakah pasien masih layak bekerja atau tidak. Bagi pasien yang telah melakukan Medical Chek Up (MCU) diwajibkan untuk membawa dokumen riwayat kesehatannya untuk disandingkan dengan MCU terupdate.

Tak sedikit pasien terutama pasien yang bekerja sebagai buruh petani di perusahaan perkebunan sawit mengalami penurunan kesehatan. Sebagai contoh, ada pasien yang ketika diperiksa terlihat sehat, ternyata hasil MCUnya tidak bagus dibandingkan MCU.

“Setiap pekerja di perusahaan sawit khususnya dikebun, umumnya paru-parunya terganggu karena terlalu sering terpapar atau tidak sengaja menghirup zat kimia,” tandasnya. (sli/ans/ko)