DPRD Apresiasi Komitmen Kemenaker

oleh
oleh
MENJAGA KEAKRABAN: Ketua DPRD Kabupaten Kotim Dra Rinie usai mengikuti rapat bersama anggota DPRD lain, belum lama ini

SAMPIT– Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) membuktikan komitmen mereka untuk membangun Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kemenaker mengalokasikan anggaran Rp800 juta untuk tahap awal pembangunan. Selanjutnya sekitar Rp20 miliar untuk bangunannya yang akan dikerjakan ada tahun 2024 nanti, anggaran tersebut di luar peralatan.

Ketua DPRD Kabupaten Kotim Dra Rinie sangat mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dalam mendirikan UPTP BLK di Kabupaten Kotim yang nantinya akan membawa dampak positif yang besar bagi Bumi Habaring Hurung ini.

“Kami mengucapkan berterima kasih kepada pihak Kemenaker yang telah memilih Kabupaten Kotim menjadi lokasi pendirian BLK di Kalteng, dan ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah kita,” kata Rinie, Selasa (16/5).

Dirinya juga berharap pendirian UPTP BLK ini berjalan lancar sehingga sampai dengan beroperasi, karena pemerintah daerah juga sangat serius, ha ini dibuktikan dengan menghibahkan lahan yang sudah diserahkan untuk pembangunan UPTP BLK tersebut.

Baca Juga:  Jalan Poros Tualan Hulu Akhirnya Ditimbun

“Kami berharap kehadiran BLK itu nantinya akan dapat mengoptimalkan upaya peningkatan sumber daya manusia, khususnya dalam hal keterampilan kerja, dan juga bertujuan agar masyarakat mempunyai daya saing tinggi di bursa kerja karena memiliki keterampilan kerja yang mumpuni,” ujar Rinie Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan Pemkab Kotim harus memaksimalkan keberadaan BLK . Masyarakat diharapkan juga termotivasi meningkatkan kemampuan melalui BLK sehingga tidak hanya menjadi penonton ketika warga dari daerah lain juga berdatangan belajar di BLK tersebut.

“Kami sangat mendukung penuh program ini. Kami minta Dinas Tenaga Kerja untuk terus memonitor agar bisa membantu apabila dalam pelaksanaannya nanti terdapat kendala, maka harus dapat diselesaikan dan semua harus membantu program tersebut,” tutupnya. (bah/ram/ko)