Buka Lahan Pertanian di Tumpung Laung

oleh
oleh
LAHAN PERTANIAN : Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Syahmiludin A Surapati bersama rombongan saat meninjau pembukaan lahan pertanian di Kelurahan Tumpung Laung, Kecamatan Montallat, beberapa waktu lalu.

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Batara) melalui Dinas Pertanian (Distan) setempat membuka lahan pertanian di Kelurahan Tumpung Laung, Kecamatan Montallat.

Pembukaan lahan pertanian ini dikerjakan secara swadaya oleh kelompok tani (poktan) dan dibantu alat berat dari Dinas Pertanian Barito Utara.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A Surapati mengatakan, peninjauan pembukaan lahan pertanian ini didampingi kepala Dinas Sosial PMD, kepala Disnakertrans Koperasi dan UKM serta camat Montallat. “Saat ini lahan tersebut sudah siap untuk ditanami,” kata Syahmiludin, Selasa (1/2).

Menurut dia, potensi lahan pertanian di wilayah ini sepanjang kanan kiri rencana jalan poros utama Tumpung Laung – Batapah arah ke  Palangka Raya cukup tersedia dan luas. Untuk tahap awal di lahan ini yang telah terbuka akan ditanami komoditi jagung hybrida, hortikultura dan padi.

“Semangat dan keinginan berusaha para petani yang mereka tunjukkan begitu besar dan sangat antusias. Semoga ini menjadi pertanda yang baik dalam memajukan pembangunan sektor pertanian di daerah ini,” kata mantan camat Gunung Timang ini.

Disampaikannya, menekuni usaha pertanian dengan sungguh-sungguh, dapat menjadi pilihan mata pencaharian yang bisa menjadi sumber pendapatan bagi keluarga.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah On The Road Diluncurkan di Barito Utara untuk Kendalikan Inflasi Jelang Iduladha

Saat ini, kata Syahmil, kebutu-han masyarakat untuk berbagai komoditi pertanian dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan. Hal ini juga hendaknya dapat dilihat sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan, bahkan lebih menguntungkan. Oleh karena itu, keberadaan lahan pertanian yang cukup luas ini hendaknya dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi sumber penghasilan.

Syahmiludin menambahkan, ada banyak contoh nyata yang bisa dilihat sebagai bukti keberhasilan para petani yang menggantungkan hidup dan harapan masa depan dari usaha bertani.

“Memang untuk masa awal semuanya butuh perjuangan, ketekunan dan kerja keras. Selanjutnya, apabila lahan dan usaha tani telah berhasil, kita tinggal memetik dan menikmati hasilnya,” pungkasnya.

Saat ini untuk pangsa pasar hasil pertanian ini juga cukup menjanjikan dengan dibukanya pasar tradisional mingguan, serta perusahaan-perusahaan yang memiliki karyawan yang banyak tentu banyak membutuhkan bahan pangan seperti beras, sayuran dan sektor kebutuhan lainnya.

“Dengan demikian sektor pertanian ini cukup menjanjikan sebagai sumber pendapatan dan penghasilan bagi para petani yang punya jiwa konsisten dalam bertani,” pungkasnya. (her/ens/ko)