PALANGKA RAYA– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Purman Jaya meminta agar pengerukan daerah aliran sungai (DAS) Barito segera dilakukan atau dilaksanakan oleh pemerintah baik daerah maupun pusat melalui balai terkait.
Dengan adanya pengerukan ini, akan memberikan dampak positif bagi daerah, terutama pada aspek transportasi untuk mendukung kelancaran angkutan barang dan jasa sehingga mampu meningkatkan sumber PAD melalui sektor pajak dan restribusi di pelabuhan bongkar muat barang.
“Sepenuhnya kami mendukung wacana pengerukan DAS Barito yang sudah lama dibahas, harapan kami tahun 2023 ini bisa direalisasi.
Sebab, dampaknya sangat besar bagi daerah utamanya untuk meningkatkan PAD,” ucapnya, beberapa hari lalu.
Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, urgensi pengerukan DAS Barito juga untuk menyikapi kurang maksimalnya penyerapan PAD melalui sektor pelabuhan baik barang dan jasa.
Pasalnya, sebagian besar kapal besar penganggut SDA Kalteng, seperti batu bara itu melakukan bongkar muat di pelabuhan yang ada di Kalimantan Selatan.
“Makanya wacana ini perlu segera dilaksanakan, karena memang potensi pelabuhan sungai dan laut di provinsi ini belum tergarap maksimal. Sehingga memerlukan perhatian dari pemerintah dalam mendukung kelancaran aktivitas pelabuhan. Tidak hanya soal jalurnya saja tapi juga infrastruktur dan sarananya,” tutur wakil rakyat dari Dapil IV ini.
Selain itu, dirinya menilai pengerukan DAS Barito tidak hanya menjadi upaya untuk mendukung peningkatan perekonomian daerah, tapi juga dalam rangka mengurangi risiko bencana, khususnya banjir, serta meminimalisasi kerugian yang ditimbulkan dari bencana di wilayah DAS Barito.
“Pada dasarnya, pengerukan DAS Barito khususnya di titik yang mengalami pendangkalan memang harus dilakukan, supaya mengurangi dampak terjadinya banjir dan debit air yang besar dapat ditampung dengan baik.
Dalam pelaksanaanya, saya pikir perusahaan daerah maupun pihak ketiga bisa dilibatkan,” pungkasnya. (irj/ram)






