Perlu Mengembangkan Desa Wisata

oleh
oleh

“Masyarakat di pelosok desa tentunya sulit mendapat pekerjaan dengan pendapatan ekonomi memadai, karena berbagai keterbatasan. Sehingga keberadaan desa wisata akan berdampak positif terhadap peningkatan penghasilan masyarakat dan terbukanya lapangan kerja baru”

Siswandi Anggota DPRD Kalteng

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Siswandi meminta pemerintah daerah (pemda) baik provinsi, kabupaten dan kota di Kalteng agar dapat memaksimalkan potensi terciptanya usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Wakil rakyat itu menilai, salah satu peluang pemerintah dalam menciptakan usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat yaitu dengan mengembangkan sektor pariwisata.

Khususnya desa wisata. Dengan letak goegrafis dan keuntungan sumber daya alam (SDA), pengembangan desa wisata sangat mungkin untuk dilakukan ke depan.

“Seperti yang kita lihat selama ini, masyarakat yang bermukim di pelosok desa tentunya sulit mendapatkan pekerjaan dengan pendapatan ekonomi yang memadai, karena berbagai keterbatasan. Sehingga keberadaan desa wisata akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan penghasilan masyarakat dan terbukanya lapangan kerja baru,” kata Siswandi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Okki Maulana Razak Optimistis Ekraf Lokal Kalteng Tembus Pasar Nasional

Menurut politikus dari Fraksi Partai Demokrat ini, dengan kehadiran desa wisata, tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tapi dapat menguntungkan masyarakat untuk mengembangkan usaha pendukung seperti kuliner, tour guide, atau jasa lainnya dalam rangka meningkatkan perekonomian. Namun dengan kondisi ekonomi yang stabil juga mendorong desa itu sendiri untuk lebih mandiri dan mampu berkembang lebih baik lagi.

Oleh karena itu, sangat diharapkan dalam pelaksanaannya atau pengembangan desa wisata perlu direncanakan dengan maksimal, dan perlu dididukung oleh sinergisitas serta kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat lokal setempat.

“Bila semua itu bisa tergali secara optimal, tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan progres desa wisata dipastikan berjalan sebagaimana mestinya.

Ditambah, desa ini tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat tapi juga daerah, untuk mendapatkan keuntungan dari segi pendapatan asli daerah (PAD),” ungkap anggota dewan dari daerah pemilihan IV tersebut. (irj/ens/ko)