Bupati Harapkan ASN Bekerja dengan Ikhlas

oleh
oleh
BERI SAMBUTAN: Bupati Sukamara, Windu Subagio memberikan sambutan, di Aula Kantor Bupati Sukamara, Rabu (1/3).

SUKAMARA-Bupati Sukamara, Windu Subagio menghadiri pelatihan pengembangan diri implementasi core value ASN berakhlak, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Sukamara, Rabu (1/3).

Dalam kesempatan itu, Windu mengatakan, kegiatan Core Value ASN Berakhlak merupakan program emas dari bapak Presiden Jokowi, yang ditegaskan melalui Surat Edaran Menteri PANRB nomor 20 tahun 2021, tentang implementasi Core Values dan Employer branding ASN.

“Adapun surat edaran ini mengamanahkan kepada seluruh jajaran pemerintah, untuk menciptakan budata kerja yang sehat sebagai transformasi pengelolaan ASN, menuju pemerintahan kelas dunia (Word Class Government), serta untuk menerapkan nilai-nilai dasar kode etik dan kode perilaku ASN dalam bekerja,” ucap Windu.

Melalui kegiatan ini, banyak hal yang bermanfaat yang didapatkan, karena kegiatan ini selain menge nalkan nilai Core Value ASN Berakhlak, juga memiliki konsep pengembangan diri melalui Emotional Question (ESQ). Yang mana ESQ merupakan penggabungan antara EQ dan SQ, yaitu penggabungan antara kecerdasan spiritual.

“Manfaatnya adalah tercapainya keseimbangan antara hubungan horizontal. Melalui ESQ diharapkan ASN dapat memahami dirinya, mengatur tindakan dan perilakunya sebagai penghambaan kepada tuhan yang maha esa, sehingga akan mendapatkan kedamaian dan ketenangan jiwa,” imbuhnya.

Windu menekankan, setelah kegiatan pengembangan diri ini selesai diharapkan para leader dan agen perubahan, segera menginternalisasikan di lingkungan kerja masing-masing dengan menyusun rencana aksi yang nyata yang mampu mempengaruhi, mengajak dan menggerakkan obyek perubahan dibawahnya, agar bisa fokus kepada penerapan tujuh makna nilai Core Value Berakhlak.

Selain itu, menjadi role model bagi level dibawahnya begitu sebaliknya, bagi para obyek perubahan agar dapat melaksanakan dengan rasa ikhlas, dan mulai membuka cakrawala. Bahwasanya apa yang dilakukan untuk bangsa ini, tidak hanya sekedar mendapatkan rupiah, tetapi juga nilai dari rasa ikhlas yang akan menjadi amal dan tabungan pahala.

“Kembali saya tegaskan bahwa dalam hidup ini, tidak ada yang serba kebetulan dan bapak ibu semua bisa berada disini, tanpa kita sadari merupakan orangorang terpilih dan menjadi pilihan untuk berperan dalam membangun bangsa khususnya Kabupaten Sukamara ini,” tandasnya. (nhz/ko)