PALANGKA RAYA-Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Gabungan, Sengkon menilai taman hutan raya atau tahura merupakan salah satu potensi pariwisata yang perlu dikembangkan oleh pemerintah daerah (pemda) di Kalteng melalui instansi terkait.
Menurutnya, potensi tahura untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata sangat menjanjikan. Oleh karenanya, pengembangan tahura harus bisa dimaksimalkan lagi.
“Tahura ini selain tempat konservasi, juga bisa menjadi objek wisata yang menjanjikan. Jadi pemda harus bisa memaksimalkan pengembangannya,” kata Sengkon, Senin (3/7).
Dia mencontohkan, seperti tahura lapak jaru yang ada di Kabupaten Gumas. Pengembangan serta pengelolaan tahura tersebut perlu dimaksimalkan agar bisa memberikan efek positif bagi pendapatan daerah.
Menurutnya, pemda di Kalteng harus bisa meniru provinsi lain yang tergolong sukses dalam mengembangkan tahura. Misalnya Kalimantan Selatan. Di sana terdapat tahura Sultan Adam yang dikelola dengan baik oleh pemda setempat.
Disebutkannya, keindahan pada tahura pastinya dapat menarik minat orang-orang untuk berkunjung. Dengan pengembangan serta pengelolaan maksimal maka tahura bisa juga menjadi salah satu objek wisata unggulan.
“Tahura Sultan Adam di Kalsel itu pengelolaannya sangat baik, dan objeknya sangat indah. Itulah yang harus bisa dicontoh. Potensi kita di Kalteng ini sangat besar. Hanya saja pengembangannya belum maksimal. Sehingga yang kita ingin itu bisa menjadi perhatian,” harapnya. (ko)






