Dewan Minta Pemda Perhatikan Desa Belum Ada Listrik

oleh
oleh
Sudarsono

PALANGKA RAYA– Hingga saat ini, ada ratusan desa di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang belum teraliri listrik. Oleh karena itu, anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai Golkar, Sudarsono, meminta adanya perhatian dari pemerintah daerah (pemda) maupun perusahan listrik negara (PLN).

Sudarsono mengungkapkan, berdasarkan data yang pihaknya peroleh di Kalteng sendiri, hingga kini ada sekitar kurang lebih 449 desa yang belum sama sekali menikmati listrik dari PLN. Maka dari itu, desa-desa yang belum teraliri listrik ini hendaknya menjadi fokus perhatian bersama.

“Yang kita ketahui, kebutuhan listrik khususnya untuk Kalselteng ini kan sudah cukup. Bahkan melebihi kebutuhan. Sehingga, ratusan desa yang belum teraliri listrik ini ada baiknya diperhatikan dan dipercepat pembangunan jaringannya,” ucapnya, Senin (28/8).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng ini menegaskan, mengingat masih banyak desa yang belum teraliri listrik di Kalteng, pihaknya baru-baru ini telah melaksanakan kunjungan kerja ke PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menggali informasi serta solusi atas persoalan yang terjadi terkait pembangunan jaringan listrik di wilayah Kalteng. Pihaknya meminta PT PLN UID Kalselteng supaya dapat mendorong PLN di wilayah Kalteng dapat mempercepat pembangunan jaringan listrik, khususnya ke 449 desa yang belum teraliri listrik tersebut.

Terlepas dari itu, mantan bupati Seruyan ini mengakui, bahwa wilayah Kalteng ini begitu luas, sehingga memiliki berbagai kendala dalam upaya mempercepat pembangunan jaringan listrik. Misalnya saja, ada desa yang jaraknya berjauhan, bahkan hanya bisa diakses melalui jalur sungai karena tidak ada jalan darat.

“Kondisi ini salah satu penghambat untuk membangun jaringan listrik. Kita berharap dan meminta pemda di Kalteng ini agar bisa memperhatikannya, dengan membangun akses darat ke desa-desa yang terisolasi. Ini dilakukan sebagai upaya dukungan kepada PLN supaya mereka dapat lebih cepat untuk merelisasi program percepatan pembangunan listrik di Kalteng. Harapan kita, tahun 2024 nanti seluruh desa di Kalteng menikmati listrik,” tandasnya. (ko)