BPBPK Minta BPBD Kabupaten Kota Terus Lakukan Patroli Karhutla

oleh
oleh
MOMEN KELAM: Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas pada 2019 lalu. (FOTO: DENAR/KALTENG POS)
Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Kalteng, tahun lalu

PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah   meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah(  BPBD) Kabupaten Kota di Kalimantan Tengah, untuk  terus melakukan Patroli Karhutla di wilayahnya masing-masing.

Menurut kepala bidang kedaruratan dan logistik (BPBPK) Kalteng Alpius Patanan  dalam upaya  menanggulangi karhutla di Kalimantan Tengah, pihaknya mengimbau BPBD Kabupaten Kota untuk aktif melakukan  patroli  guna menuntaskan permasalahan kebakaran hutan dan lahan di Kalteng.

Dikatakan Alfius Prediksi  BMKG Palangka Raya,musim kemarau di Kalteng akan terjadi dipertengahan bulan juli hingga bulan Agustus 2024.”Persiapan dini saat ini telah dilakukan BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah  berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kota di Kalimantan Tengah,dengan mengaktifkan Posko dan Pos lapangan  Satgas Pengendali Karhutla Provinsi,”katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesiapsiagaan  dan Pencegahan BPBD Kota Palangka Raya Heri Fauzi  di tempat berbeda  mengatakan   prediksi BMKG kondisi elnino 2023-2024, telah berakhir dan kondisi cuaca saat ini netral. Namun saat ini menuju la nina periode juli,agustus dan september karena prediksi terbaru  BMKG awal musim kemarau terjadi pada pertengahan bulan agustus 2024 mendatang,”Memasuki musim kemarau tahun ini,maka sejumlah Posko Karhutla dan Patroli lapangan terus diaktifkan,”ujarnya, Minggu(4/8/2024).

Baca Juga:  Lagi Santai di Rumah, Pria di Pangkalan Bun Ditangkap Polisi

Musim seperti sekarang  warga Kota Palangka Raya, diminta untuk  lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.Karena kebencanaan seperti banjir,pohon tumbang  dan lainnya dapat  terjadi sewaktu-waktu, tanpa  dapat di prediksi sehingga dalam kondisi cuaca kemarau dengan masih adanya hujan turun seperti sekarang, kewaspadaan masyarakat harus terus ditingkatkan dalam mengantisipasi kebakaran yang terjadi di sekitar kita.(bud)