Rakumpit Disiapkan Jadi Sentra Baru Pertanian Jagung di Palangka Raya

oleh
oleh
PANGAN: Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin diwakili Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini melakukan penanaman jagung yang dilaksanakan di Jalan Tumbang Talaken Km 62, Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Rabu (8/10).
PANGAN: Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin diwakili Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini melakukan penanaman jagung yang dilaksanakan di Jalan Tumbang Talaken Km 62, Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Rabu (8/10).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan daerah. Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini menghadiri langsung Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Jalan Tumbang Talaken Km 62, Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Rabu (8/10).

Kegiatan tersebut dibuka secara virtual oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan diikuti serentak di seluruh Indonesia. Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Kalimantan Tengah memiliki potensi lahan yang luas untuk pengembangan pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Potensi ini harus dimanfaatkan dengan maksimal agar pertanian Kalteng semakin maju dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menilai kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peningkatan produktivitas pertanian di wilayahnya. Ia menuturkan Kecamatan Rakumpit memiliki potensi lahan yang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif, khususnya untuk komoditas jagung. “Ini langkah nyata untuk memperkuat kemandirian pangan di tingkat daerah,” ucapnya.

Baca Juga:  Fairid: Pemuda Harus Jadi Agen Perubahan di Kalteng

Zaini menambahkan Pemko akan berupaya memberikan dukungan melalui pembinaan, penyediaan sarana pertanian, serta sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani lokal. “Kami tidak ingin program ini berhenti hanya pada kegiatan seremonial, tapi benar-benar berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan program pemerintah kota dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Pemko berkomitmen menjadikan pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi daerah, terutama di kawasan pinggiran kota seperti Rakumpit yang memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini juga menjadi bentuk dukungan nyata Pemko terhadap program nasional yang digagas pemerintah pusat. Melalui sinergi lintas sektor, diharapkan Palangka Raya dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (chi/ans/ko)