MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pelantikan dan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Utara periode 2024–2029 pada Rabu (10/12) di Masjid Raya Shiratal Mustaqim mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Barito Utara, H. Al Hadi, menilai momentum tersebut sebagai peluang memperkuat sinergi strategis dalam penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat.
H. Al Hadi menyambut baik komitmen Ketua MUI yang baru dikukuhkan, KH. Rusmadi Darsani, Lc., yang menegaskan kesiapan lembaganya untuk menjalankan fungsi pencerahan dan bermitra aktif dengan pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan peningkatan literasi kebijakan publik di tingkat masyarakat bawah.
“Komitmen MUI untuk turut menyosialisasikan kebijakan dan capaian pemerintah sangat kami dukung. MUI memiliki jaringan kuat hingga ke akar rumput melalui mimbar khutbah, pengajian, dan kegiatan keagamaan lainnya. Ini adalah kanal komunikasi yang efektif dan dipercaya masyarakat,” ujar H. Al Hadi.
Ia menilai, peran MUI sebagai penyampai informasi yang benar sekaligus filter isu sensitif sangat krusial, terutama dalam meredam potensi gejolak di masyarakat, misalnya terkait kelangkaan komoditas atau informasi tidak lengkap mengenai program pemerintah.
“Sering kali informasi mengenai kebijakan pemerintah daerah, seperti bantuan sosial atau pembangunan infrastruktur, tidak sampai secara utuh kepada masyarakat di wilayah terpencil. Di sinilah peran MUI sebagai mitra strategis dibutuhkan untuk menjembatani, memberikan penjelasan komprehensif, sehingga tidak menimbulkan salah tafsir,” jelasnya.
H. Al Hadi juga berharap koordinasi antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan MUI dapat semakin intensif pada periode kepengurusan baru ini. Ia bahkan mendorong agar MUI dilibatkan secara lebih formal dalam sosialisasi program-program prioritas daerah.
“Ke depan, kami di DPRD akan memfasilitasi pertemuan rutin antara perangkat daerah dengan MUI. Tujuannya agar para ulama dan dai memiliki pemahaman yang tepat sebelum menyampaikan informasi tersebut kepada jamaah. Dengan begitu, percepatan pembangunan akan didukung oleh pemahaman masyarakat yang baik,” pungkasnya. (ren/ko)







