Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Rp28 Juta per KK untuk Korban Kebakaran Lanjas

oleh
oleh
Bupati H Shalahuddin ST MT bersama Wakil Bupati Felix AMd saat meninjau korban terdampak kebakaran di Lanjas, Kamis (25/2).
Bupati H Shalahuddin ST MT bersama Wakil Bupati Felix AMd saat meninjau korban terdampak kebakaran di Lanjas, Kamis (25/2).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah di Jalan Aisyiah Indah RT 30, Kelurahan Lanjas, pada Rabu (25/2) malam.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin ST MT bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan AMd dan Sekretaris Daerah Muhlis meninjau langsung lokasi kejadian, Kamis (26/2), untuk menyalurkan bantuan dan memastikan proses pemulihan warga terdampak berjalan optimal.

Kebakaran tersebut meludeskan dua rumah yang dihuni tiga kepala keluarga dengan total sepuluh jiwa.

Menanggapi kondisi darurat itu, pemerintah daerah mengucurkan bantuan tunai sebesar Rp28 juta bagi setiap pemilik rumah yang menjadi korban. Bantuan tersebut terdiri atas dana bangunan Rp25 juta dan tambahan Rp3 juta yang diinstruksikan untuk dicairkan pada hari yang sama agar warga dapat segera memulai proses perbaikan hunian.

“Pemerintah daerah bergerak cepat memberikan bantuan tunai total sebesar Rp28 juta untuk masing- masing pemilik rumah yang terdampak. Kami instruksikan agar bantuan ini segera dicairkan hari ini juga,” ujar Shalahuddin saat itu.

Selain bantuan finansial, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menyalurkan logistik harian yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bantuan dari Kementerian Sosial RI turut diberikan dalam bentuk tenda, selimut, matras, dan family kit guna memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.

Baca Juga:  Pembangunan Jembatan Garuda Diawasi Masyarakat, Pemkab Tekankan Kualitas

Bupati Shalahuddin menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga menawarkan solusi jangka panjang bagi warga yang ingin membangun kembali rumahnya.

Pihaknya siap memfasilitasi akses permodalan melalui perbankan bagi warga yang membutuhkan dukungan tambahan dalam proses rekonstruksi.

“Kami akan fasilitasi urusan dengan pihak perbankan jika memang dibutuhkan dukungan lebih dalam membangun kembali rumah yang baru agar proses pemulihan ini berjalan lebih cepat,” jelasnya.

Seluruh perangkat daerah terkait telah diinstruksikan untuk memangkas birokrasi dan membantu kelengkapan administrasi yang diperlukan warga terdampak.

Langkah ini diambil agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas normal, terlebih di tengah bulan suci Ramadhan.

“Mari kita doakan agar para korban diberikan ketabahan serta kekuatan untuk segera pulih dan bisa kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” pungkas Bupati Shalahuddin. (ren/nue/ko)