KDKMP Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Palangka Raya

oleh
oleh
Tantawi Jauhari
Tantawi Jauhari

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Palangka Raya. Program tersebut, dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan, sekaligus mendukung visi nasional di sektor koperasi.

Menurut Tantawi, keberadaan KDKMP sejalan dengan program Asta Cita Presiden, Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan koperasi dan usaha masyarakat.

“Kami mendukung penuh pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini karena selaras dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor koperasi,” ujarnya, Senin (25/5).

Dia mengatakan, koperasi memiliki peran penting sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, terutama dalam membantu pelaku usaha kecil dan menengah memperoleh akses permodalan, pemasaran, hingga penguatan kapasitas usaha. Karena itu, kehadiran KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi simbol program pemerintah, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Usaha Kuliner Palangka Raya Tumbuh Pesat, DPRD Minta Pendampingan UMKM Diperkuat

“Keberadaan koperasi ini harus mampu memberdayakan ekonomi masyarakat lokal, memperkuat kemandirian warga, dan menjadi instrumen nyata penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Palangka Raya,” katanya.

Fungsionaris Partai Gerindra tersebut menilai pengembangan koperasi di tingkat kelurahan dan desa juga dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional dan transparan akan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat ekonomi daerah. Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah agar melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pengelolaan koperasi sehingga program tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. “Pemerintah harus hadir memberikan pembinaan, mulai dari tata kelola, penguatan sumber daya manusia, hingga pengembangan usaha koperasi. Dengan begitu, koperasi tidak hanya berdiri, tetapi juga tumbuh sehat dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya. (ham/ko)