Amanah Harus Dipertanggungjawabkan
MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara Hj Henny Rosgiaty Rusli SP MM memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan Pengambilan Sumpah/ Janji serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 yang berlangsung di Arena Terbuka Tiara Batara pada (2/6).
Kehadiran ribuan abdi negara baru ini diharapkan menjadi darah segar bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah tersebut.
Politisi perempuan dari PDIP ini menilai bahwa penambahan 1.097 personel PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara merupakan langkah strategis untuk memperkuat roda birokrasi. Sinergi yang kuat antara legislatif dan aparatur eksekutif yang baru dilantik di Arena Tiara Batara tersebut dinilai sangat krusial dalam mengawal program pembangunan daerah.
Menanggapi prosesi tersebut, Henny sependapat dengan unsur pimpinan daerah bahwa status sebagai aparatur sipil negara memiliki tanggung jawab yang besar. Ia menekankan bahwa sumpah yang telah diucapkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa harus menjadi kompas utama dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari.
“Kami di lembaga legislatif sangat menyambut baik pelantikan ini. Sumpah dan janji yang telah diucapkan oleh seribu lebih PNS baru ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ikatan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Hj. Henny Rosgiaty Rusli.
Sebagai pimpinan dewan yang juga membidangi fungsi pengawasan, Henny mengingatkan para PNS baru untuk menjaga profesionalisme dan integritas tinggi. Menurutnya, korps ASN harus mampu menjadi teladan yang bersih, bebas dari penyalahgunaan wewenang, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
“Aparatur yang baru harus menjadi motor penggerak birokrasi yang bersih. Saya berharap mereka mampu menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan etika kerja yang tinggi, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin yang dapat merusak nama baik institusi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Henny mendorong generasi baru ASN ini untuk adaptif terhadap era digitalisasi dan reformasi birokrasi.
Aparatur sipil negara masa kini dituntut tidak hanya bekerja secara rutinitas, tetapi harus mampu menghadirkan inovasi, kreativitas, dan solusi nyata demi kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Utara. (bn/nue/ko)







