Suhendra Minta Distribusi Bantuan Program SIP Pintar Dikawal Ketat

oleh
oleh
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Suhendra.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Suhendra.

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara telah resmi memulai pendistribusian bantuan perlengkapan sekolah gratis dalam Program SIP Pintar Optimal 2026 ke seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Barito Utara. Langkah cepat pemerintah daerah ini langsung mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari kalangan legislatif.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Suhendra, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan program ini.

Menurutnya, pembagian perlengkapan sekolah berupa seragam nasional, bet sekolah, sepatu, tas, hingga alat tulis harus tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami di DPRD sangat mengapresiasi gerak cepat Dinas Pendidikan dalam menyalurkan bantuan ini. Program SIP Pintar Optimal ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi orang tua murid di Barito Utara,” katanya kepada media, Rabu (8/7).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan implementasi dari salah satu 11 program unggulan Bupati H Shalahuddin ST MT dan Wakil Bupati Felix Soenadi Y Tingan AMd. Program pendidikan ini dinilai menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas SDM daerah.

Baca Juga:  Wardatun Dorong Pemkab Barito Utara Perbanyak Panggung Kreativitas Pemuda dan UMKM

“Ini adalah langkah konkret dari program unggulan kepala daerah kita untuk mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan. Kami dari pihak legislatif tentu mendukung penuh kebijakan yang berpihak langsung pada peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat seperti ini,” tambahnya.

Suhendra juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar seluruh bantuan ini benar-benar sampai ke tangan siswa yang berhak tanpa ada kendala di lapangan. Ia mendukung penuh langkah Dinas Pendidikan yang terus melakukan monitoring ketat, baik dari segi kualitas barang maupun ketepatan proses distribusinya.

“Kita harus pastikan bersama bahwa distribusi ini tepat sasaran dan tepat jumlah. Jangan sampai ada anak-anak kita yang terlewat, karena perlengkapan yang layak akan sangat meningkatkan motivasi belajar mereka di sekolah,” tegas legislator dari Dapil Barito Utara 3 ini.

Memasuki persiapan Fase 2, Program ini direncanakan menyasar seluruh murid baru jenjang SD dan MI, baik negeri maupun swasta. Pihak sekolah diwajibkan untuk segera melengkapi administrasi pelaporan dan mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) paling lambat Kamis, 9 Juli 2026, agar sinergi antara eksekutif dan legislatif terus berjalan sukses demi pemerataan pendidikan di Barito Utara. (bn/nue/ko)