DPRD Barito Utara Tekankan Penggunaan APBD Tepat Sasaran

oleh
oleh
Anggota Komisi II DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji.
Anggota Komisi II DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji.

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Paripurna II Masa Sidang II di Gedung DPRD setempat pada Selasa (14/7).

Rapat ini menjadi agenda penting dalam siklus pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, serta dihadiri oleh Bupati H Shalahuddin ST MT, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan AMd, Sekda Drs Muhlis, unsur Forkopimda, dan jajaran kepala perangkat daerah.

Agenda utama kali ini memfokuskan pada pemandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 sekaligus penyampaian pidato pengantar Bupati terkait Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2027.

Anggota Komisi II DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji, menyampaikan pandangannya mengenai urgensi pembahasan dua agenda lintas tahun anggaran ini. Menurutnya, evaluasi berkala dan perencanaan yang matang merupakan kunci utama menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Rapat paripurna ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah dari APBD 2025 yang lalu telah digunakan secara tepat sasaran. Di sisi lain, pembahasan rancangan KUA-PPAS untuk tahun 2027 sejak dini memberikan kita waktu lebih untuk mematangkan arah pembangunan,” katanya kepada media saat itu.

Legislator dari Partai Nasdem ini menekankan bahwa Komisi II akan mencermati secara sak sama setiap program prioritas yang diusulkan oleh pihak eksekutif untuk anggaran tahun 2027 nanti. Ia menegaskan pentingnya alokasi anggaran yang berorientasi langsung pada pemulihan dan penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran, kami di legislatif akan memastikan bahwa rancangan anggaran tahun 2027 mendatang harus selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Sektor publik, fasilitas desa, dan pemberdayaan ekonomi lokal wajib menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Rapat paripurna ini diakhiri dengan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif untuk menjaga kemitraan yang solid. Sinergi yang kuat antara kedua lembaga ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan strategis yang efektif, efi sien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk membawa Kabupaten Barito Utara semakin maju dan berdaya saing. (bn/nue/ko)