PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Upaya mewujudkan pemerataan pendidikan di Kalimantan Tengah terus menjadi perhatian berbagai pihak. Di tengah tantangan geografis yang luas dan kondisi wilayah yang beragam, keberadaan Program Sekolah Rakyat dinilai dapat menjadi solusi strategis untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidi, menyatakan harapannya agar Sekolah Rakyat mampu berperan sebagai salah satu instrumen percepatan atau akselerator dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah daerah yang menghadapi kendala dalam mengakses layanan pendidikan formal akibat faktor jarak, keterbatasan sarana transportasi, hingga kondisi geografis yang menantang. Karena itu, diperlukan terobosan yang mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum mendapatkan layanan pendidikan secara optimal.
“Kami berharap Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu akselerasi untuk mempercepat pemerataan pendidikan, terutama bagi daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya, Rabu (24/6).
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dapat dinikmati tanpa memandang latar belakang sosial maupun lokasi tempat tinggal. Oleh sebab itu, setiap anak di Kalimantan Tengah harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Menurut Junaidi, kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses belajar bagi anak-anak yang selama ini terkendala jarak dan fasilitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa depan. Dengan pendidikan yang merata, kesenjangan antardaerah dapat ditekan dan peluang pembangunan yang lebih inklusif akan semakin terbuka.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada keberadaan sekolah semata. Dukungan yang berkelanjutan dari berbagai aspek menjadi faktor penting agar Sekolah Rakyat dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program ini tentu memerlukan dukungan yang kuat, baik dari sisi pendanaan, tenaga pendidik, maupun fasilitas pembelajaran yang memadai sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.
Junaidi menilai, penyediaan tenaga pengajar yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai harus menjadi perhatian utama pemerintah. Terlebih, kondisi wilayah Kalimantan Tengah yang luas membutuhkan strategi khusus agar kualitas layanan pendidikan tetap terjaga meskipun berada di kawasan terpencil.
Selain itu, ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan program tersebut. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci untuk memastikan Sekolah Rakyat mampu berkembang dan menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat secara berkelanjutan.
“Dengan adanya hal tersebut, kita harap bisa tercipta kesempatan yang setara bagi seluruh generasi muda Kalimantan Tengah untuk mengembangkan potensi dirinya,” pungkasnya. (zia/ans/ko)







