DPRD Kapuas Desak PLN Atasi Pemadaman Bergilir dan Berikan Kompensasi kepada Pelanggan

oleh
oleh
Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah
Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – DPRD Kabupaten Kapuas menyoroti pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak pada berbagai sektor, sehingga PT PLN diminta segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan pasokan listrik.

Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, S.Hut., MM., mengatakan keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik terus berdatangan. Karena itu, ia meminta PLN segera menormalkan kembali layanan kelistrikan sekaligus memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak akibat pemadaman yang berlangsung cukup lama.

Menurutnya, gangguan pasokan listrik tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha, perkantoran, sektor pendidikan, hingga pelayanan publik.

“Gangguan pasokan listrik tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari, juga menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha, perkantoran, sektor pendidikan, hingga pelayanan publik,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan, masyarakat sebagai pelanggan telah memenuhi kewajibannya dengan membayar tagihan maupun membeli token listrik sesuai ketentuan. Oleh sebab itu, mereka berhak memperoleh layanan yang andal. Apabila terjadi gangguan dalam waktu yang cukup lama, PLN dinilai perlu bertanggung jawab dengan memberikan kompensasi sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak konsumen.

“Langkah tersebut sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PLN sekaligus memberikan kepastian bahwa hak pelanggan tetap terlindungi,” tegasnya.

Selain itu, Ardiansah juga meminta PLN meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait penyebab terjadinya pemadaman, estimasi waktu perbaikan, hingga upaya yang dilakukan untuk memulihkan jaringan listrik.

Ia menilai komunikasi yang jelas akan membantu masyarakat mempersiapkan diri sehingga dampak yang ditimbulkan akibat terhentinya pasokan listrik dapat diminimalkan.

“Informasi dan komunikasi yang baik akan membantu masyarakat mempersiapkan diri, agar meminimalkan dampak akibat terhentinya pasokan listrik,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Awo itu menambahkan, pemadaman listrik yang terjadi berulang kali telah memicu banyak keluhan. Tidak sedikit pelaku usaha mengalami penurunan pendapatan karena aktivitas produksi dan pelayanan terganggu. Di sisi lain, masyarakat juga mengalami kesulitan menjalankan aktivitas rumah tangga, sementara layanan kesehatan dan pendidikan turut terdampak.

Karena itu, DPRD Kapuas mendorong pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait untuk terus berkoordinasi dengan PLN dalam mencari solusi jangka panjang guna meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kabupaten Kapuas.

“Kita mendorong pemerintah daerah bersama pihak terkait agar terus berkoordinasi dengan PLN guna mencari solusi dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (ko)