KUALA KURUN, Kaltengonline.com – DPRD Gunung Mas mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas agar mampu mengelola potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah di daerah. Langkah itu dinilai penting agar nilai tambah dari kekayaan alam tidak hanya dinikmati pihak luar, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Anggota DPRD Gunung Mas, Carles Prenky, mengatakan pemerintah daerah perlu memperkuat pembinaan terhadap pelaku UMKM sehingga memiliki kemampuan mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, peluang usaha semakin terbuka dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
“Perlu ada pembinaan bagi pelaku UMKM. Dengan begitu, peluang usaha bagi masyarakat semakin terbuka dan potensi yang kita miliki benar-benar bisa dimanfaatkan. Ini bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan usaha baru,” ujarnya, Minggu (12/7).
Politikus Partai Golkar itu menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting agar masyarakat mampu mengolah SDA menjadi produk bernilai tambah, bukan sekadar menjual bahan mentah.
“Sangat penting meningkatkan kualitas SDM masyarakat. Kalau manusianya siap, maka SDA yang melimpah juga akan mampu dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih besar,” katanya.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, Damang Batu, dan Tewah itu menyebut peluang pengembangan industri kecil di Gunung Mas masih terbuka lebar, terutama pada sektor kuliner, kerajinan tangan, serta berbagai produk berbasis potensi lokal.
Menurutnya, masih banyak potensi daerah yang belum tergarap secara optimal. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan terus mendorong tumbuhnya industri kreatif berbasis masyarakat agar mampu meningkatkan pendapatan warga sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Potensi kita sangat besar, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Kalau sektor kerajinan, kuliner, dan usaha berbasis potensi lokal terus dikembangkan, bukan hanya masyarakat yang merasakan manfaatnya, tetapi daerah juga akan memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar,” tandasnya. (nya/ko)







