DPRD Palangka Raya Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Hari Jadi ke-69 Kota

oleh
oleh
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah.

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Perayaan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik peringatan itu, tersimpan harapan agar pembangunan kota terus berjalan secara konsisten, tidak terputus oleh pergantian kebijakan maupun perubahan prioritas pemerintahan.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah mengatakan, keberlanjutan pembangunan menjadi salah satu kunci agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Menurutnya, banyak program pemerintah yang selama ini telah memberikan dampak positif, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun pemberdayaan ekonomi. Programprogram seperti itu, kata dia, semestinya tetap dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya, bukan justru berhenti ketika terjadi perubahan arah kebijakan.

“Harapan kita adalah keberlanjutan. Program-program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan yang sudah berjalan bagus, harus diteruskan. Jangan sampai ganti tahun atau ganti arah kebijakan, lalu program yang bagus dihentikan,” ujarnya, Jumat (19/7).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, pembangunan sebuah daerah tidak dapat diukur hanya dari banyaknya program baru yang diluncurkan.

Yang tidak kalah penting adalah memastikan program yang sudah terbukti bermanfaat dapat terus berjalan hingga memberikan hasil yang maksimal.

Ia menilai masih banyak pekerjaan yang membutuhkan komitmen jangka panjang. Mulai dari peningkatan kualitas jalan lingkungan, penataan sistem drainase untuk mengurangi genangan saat musim hujan, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan usaha kecil.

Menurutnya, pelaku UMKM masih membutuhkan perhatian melalui kemudahan akses permodalan, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga perluasan pasar agar usaha mereka mampu berkembang dan menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.

Di sektor pelayanan dasar, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan program kesehatan dan pendidikan.

Masyarakat, khususnya yang kurang mampu, harus tetap mendapatkan akses terhadap pelayanan yang layak tanpa terkendala persoalan anggaran.

Kemudian, lanjutnya, pemerataan pembangunan juga harus menjadi perhatian. Warga yang tinggal di kawasan pinggiran kota memiliki hak yang sama untuk menikmati infrastruktur, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, maupun program pemberdayaan ekonomi.

Meski demikian, Rusdiansyah menegaskan bahwa mempertahankan program bukan berarti menutup ruang untuk perbaikan. Evaluasi tetap diperlukan agar setiap kebijakan yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Program yang belum optimal harus diperbaiki, sementara program yang sudah berjalan baik perlu dipercepat cakupannya agar manfaatnya semakin luas,” tuturnya.

Ia berharap semangat Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan kota.

“Melanjutkan program bukan berarti kita berjalan di tempat. Yang harus dilakukan adalah memperbaiki kekurangan, meningkatkan kualitas pelaksanaan, dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Dirgahayu Kota Palangka Raya, semoga kota ini terus berkembang menjadi kota yang maju, nyaman, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (zia/ans/ko)