Ngeri! Harga Pertalite Per Botol Tembus Rp22 Ribu

oleh
oleh

Mahalnya Harga Pertalite eceran Kotawaringin Barat dinilai menjadi dampak langsung dari terbatasnya pasokan BBM di sejumlah SPBU. Banyak pengendara memilih membeli BBM botolan agar aktivitas tetap berjalan, meski harus mengeluarkan biaya lebih besar dibandingkan membeli langsung di SPBU.

Kondisi ini juga dikeluhkan warga karena semakin membebani pengeluaran harian, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan pekerjaan pada kendaraan bermotor, seperti pekerja lapangan, pedagang, hingga ojek.

Dalam beberapa hari terakhir, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Kotawaringin Barat masih terjadi. Pengendara roda dua maupun roda empat harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

Masyarakat berharap distribusi BBM segera kembali normal sehingga antrean di SPBU dapat terurai. Dengan pasokan yang kembali lancar, warga tidak lagi dipaksa membeli Pertalite eceran dengan harga yang mencapai Rp22 ribu per botol.

Pemerintah dan pihak terkait juga diharapkan segera memberikan kepastian mengenai ketersediaan pasokan BBM agar keresahan masyarakat tidak terus berlanjut. Stabilnya distribusi dinilai menjadi solusi utama untuk menekan lonjakan harga BBM eceran di lapangan.(bob)