DPRD Kapuas Desak PLN Terbuka Soal Pemadaman Listrik Bergilir

oleh
oleh
Lisna Mariatun, Anggota DPRD Kapuas
Lisna Mariatun, Anggota DPRD Kapuas

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – DPRD Kabupaten Kapuas mendesak PLN ULP Kuala Kapuas terbuka kepada masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di sejumlah wilayah.

Anggota DPRD Kapuas, Lisna Mariatun, meminta PLN memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab gangguan, wilayah terdampak, serta estimasi waktu normalisasi pasokan listrik.

“Kami mendesak pihak PLN ULP Kuala Kapuas agar lebih terbuka kepada publik. Jelaskan secara terbuka penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir tersebut,” kata Lisna di Kuala Kapuas, Rabu (5/8/2026).

Menurut Lisna, masyarakat tidak hanya membutuhkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga informasi akurat setiap kali terjadi gangguan. Transparansi dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya spekulasi.

“Transparansi dan keterbukaan merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat serta upaya membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan PLN,” ujarnya.

Politisi PKS itu juga meminta PLN memberikan pemberitahuan lebih awal jika pemadaman harus dilakukan. Dengan begitu, masyarakat dapat mempersiapkan diri dan mengurangi dampak terhadap aktivitas sehari-hari.

“Jangan sampai masyarakat dibuat bingung karena listrik tiba-tiba padam tanpa ada penjelasan,” tegasnya.

Lisna menilai pemadaman berulang dapat mengganggu aktivitas ekonomi, khususnya UMKM dan industri rumahan. Gangguan listrik juga berdampak pada pelayanan publik serta berpotensi menyebabkan kerusakan peralatan elektronik.

Karena itu, ia meminta PLN segera menyampaikan penjelasan resmi mengenai penyebab pemadaman.

“Kalau memang hanya karena kerusakan mesin, jelaskan. Tetapi jika ada persoalan lain, masyarakat juga berhak mengetahuinya agar tidak muncul berbagai dugaan,” pungkasnya.(bud)