Situasi kemudian berubah menjadi aksi kejar-kejaran. Warga berusaha mengejar pria tersebut karena khawatir ia kembali menyalakan api di lokasi lain.
Dalam aksi pengejaran itu, seorang warga terjatuh bersama sepeda motornya. Warga lainnya berada dalam situasi sulit karena harus mengejar pria tersebut sekaligus memastikan api tidak semakin meluas.
Rudi mengatakan, dirinya sempat tidak menyadari bahwa pria tersebut diduga berkaitan dengan kemunculan api. Ia awalnya mengira pria itu hanya keluar dari semak-semak untuk buang air kecil.
“Saya kira tadi orang buang air kecil keluar dari rumpun-rumpun itu. Eh, rupanya pas berpapasan, sekitar 20 meter di belakangnya api menyala,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, kondisi lahan di sepanjang jalur tersebut cukup rawan karena sebagian sudah mengering. Ia khawatir api mudah menjalar apabila kembali muncul titik pembakaran.
Sementara itu, Kapolsek Arut Selatan AKP Retno mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menangani pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tersebut.
Langkah tersebut dilakukan agar pria itu mendapatkan penanganan yang sesuai sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Polisi juga akan melakukan langkah antisipasi terhadap potensi pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas, terutama di tengah kondisi lahan yang mulai mengering.(bob)







