“Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng. Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu,” ujar Linae.
Gubernur Kalteng Soroti Hydrant yang Tidak Berfungsi
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran juga meninjau langsung kondisi gedung Biro Kesra setelah dilanda kebakaran. Saat berada di lokasi, Agustiar menyoroti kondisi sejumlah fasilitas hydrant yang tersedia di kompleks Kantor Gubernur.
Menurutnya, terdapat hydrant atau pompa air yang tidak berfungsi ketika dibutuhkan untuk membantu proses pemadaman.
Agustiar menegaskan, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi, terutama menyangkut sistem pengamanan serta kesiapan sarana dan prasarana untuk menghadapi keadaan darurat.
“Harusnya diantisipasi, dihidupkan (hydrant, red). Minimal jaga-jaga,” tegas Agustiar.
Meski gedung Biro Kesra mengalami kerusakan akibat kebakaran, Agustiar memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan.
Untuk sementara, aktivitas pelayanan akan dipindahkan ke lokasi lain agar masyarakat tetap dapat memperoleh layanan pemerintahan. “Ya harus berjalanlah, masa makan tidur saja,” ujar Agustiar.(ko)







