
KUALA PEMBUANG, kaltengonline.com – Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan itu disampaikan menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Seruyan.
Zuli Eko mengatakan, karhutla yang cukup luas dapat berdampak terhadap kualitas udara. Kabut asap yang muncul juga perlu diwaspadai karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama memicu gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Dengan kondisi karhutla seperti sekarang, masyarakat harus menjaga kesehatan. Kalau beraktivitas di luar rumah, sebaiknya menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap,” kata Zuli Eko.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Selain menjaga kesehatan, warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api baru.
Zuli Eko juga mendorong Pemerintah Kabupaten Seruyan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan karhutla. Edukasi dinilai penting agar warga tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan.
“Di musim kemarau seperti ini, pembakaran harus benar-benar dihindari. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menjalar dan bisa meluas ke area lain,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat ikut berperan dalam mencegah kebakaran. Jika menemukan titik api, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat.
DPRD Seruyan berharap langkah pencegahan dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan pihak terkait. Upaya tersebut penting untuk menekan risiko karhutla sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan warga.(ko)






