PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi tantangan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Pemerintah pusat menyalurkan hibah Rp15 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di daerah tersebut.
Anggota DPR RI asal Kobar, Bambang Purwanto, meminta dana tersebut digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan harus diarahkan untuk memperkuat operasional tim dan relawan yang terlibat dalam pemadaman.
“Anggaran dari Kemendagri ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan digunakan sebagaimana mestinya pada penanganan karhutla,” kata Bambang, Kamis (24/9/2026).
Menurut Bambang, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan dukungan bagi relawan perlu menjadi perhatian. Keduanya penting untuk menunjang mobilitas personel selama operasi penanganan karhutla.
Ia juga mengingatkan kondisi medan yang dihadapi petugas, termasuk kawasan gambut yang memiliki risiko tinggi. Karena itu, keselamatan dan kesehatan personel di lapangan harus tetap diperhatikan.
Bambang berharap hibah tersebut benar-benar memperkuat penanganan karhutla Kobar hingga kebakaran dapat dikendalikan. Ia menegaskan penggunaan anggaran harus sesuai peruntukan dan kebutuhan nyata di lapangan.
Sebelumnya, data pemerintah daerah mencatat luas karhutla di Kobar mencapai sekitar 1.800 hektare pada awal September. Sejumlah lokasi masih membutuhkan penanganan tim gabungan.(bob)






