Enam Jenazah Diduga Korban KM Virgo 8 Ditemukan di Kalteng, Dievakuasi dari Lanud Iskandar

oleh
oleh

Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Enam jenazah yang diduga merupakan korban KM Virgo 8 ditemukan di wilayah pesisir Kalimantan Tengah. Lima jenazah ditemukan di kawasan Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan satu lainnya ditemukan di pantai Kabupaten Sukamara.

Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan keenam jenazah tersebut akan dievakuasi dari Pangkalan Bun menuju Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas. Evakuasi dilakukan melalui Lanud Iskandar.

“Kemarin siang kami kedatangan crew helikopter dari Basarnas yang dipiloti oleh Komandan Satuan SAR Letkol Gerbang Nurvi. Misinya ke sini untuk mengevakuasi jasad atau jenazah dari KM Virgo 8,” kata Nugroho, Jumat (2/10/2026).

Menurut Nugroho, jarak lokasi penemuan jenazah dengan lokasi awal kejadian menjadi salah satu perhatian dalam operasi pencarian. Arus laut dari arah tenggara diduga membawa korban hingga ke wilayah pesisir Kalteng.

“Kenapa jasad ini ditemukan jauh sekali karena arus deras dari lokasi kejadian di perairan Masalembo. Air laut dari tenggara menuju ke sini,” ujarnya.

Beberapa jenazah yang telah ditemukan sebelumnya dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Jenazah ditempatkan di fasilitas pendingin untuk menjaga kondisinya sebelum proses evakuasi menuju Banjarmasin.

Hingga hari ke-20 setelah kejadian, jumlah penumpang KM Virgo 8 tercatat sebanyak 243 orang. Sebanyak 188 orang telah ditemukan dan dievakuasi, terdiri atas 108 korban selamat dan 80 korban meninggal dunia.

Dengan temuan enam jenazah tersebut, proses pencarian korban masih berlanjut. Sebanyak 55 orang lainnya masih dinyatakan dalam pencarian berdasarkan data operasi hingga saat ini.

Keenam jenazah akan dibawa dari Lanud Iskandar menuju Banjarmasin. Di sana, penanganan selanjutnya dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

Nugroho mengatakan proses evakuasi merupakan bagian dari koordinasi sejumlah unsur yang terlibat dalam pencarian korban KM Virgo 8. Basarnas, Lanud Iskandar, Lanal Kumai dan Polairud bekerja bersama dalam penanganan korban yang ditemukan di wilayah Kalteng.

Menurut dia, identifikasi jenazah menjadi bagian penting dari operasi tersebut. Kepastian identitas diharapkan dapat memberikan jawaban kepada keluarga yang masih menunggu kabar mengenai anggota keluarganya.

“Kita membantu memberikan jawaban kepada keluarga korban tentang jenazah-jenazah tersebut agar diidentifikasi. Harapannya ada sedikit ketenangan bagi keluarga korban dengan korban yang ditemukan,” kata Nugroho. (ko)