MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan AMd, turun langsung menghadiri acara panen bersama jagung hibrida di Desa Mampuak I, Kecamatan Teweh Timur, Selasa (20/10).
Rangkaian kunjungan kerja ini, turut dirangkai dengan peninjauan aktivitas kelompok tani setempat sekaligus peluncuran agenda pasar murah.
Keberhasilan panen raya jagung hibrida ini, dinilai sebagai wujud nyata kerja keras dan semangat pantang menyerah para petani dalam memaksimalkan potensi agrobisnis daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara memberikan apresiasi tinggi, atas ketekunan masyarakat yang mengawal ketat proses pertanian; mulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih, penanaman, pemeliharaan, hingga pengendalian hama terpadu.
“Panen bersama hari ini bukan sekadar rutinitas memetik hasil, melainkan bukti nyata dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran luar biasa. Keberhasilan ini, patut kita syukuri bersama dan harus dijadikan motivasi untuk terus mengembangkan potensi pertanian di Barito Utara,” ujar Shalahuddin di sela-sela kegiatan.
Bupati menegaskan, ketahanan pangan merupakan fondasi paling krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat perdesaan. Oleh karena itu, Pemkab Barito Utara berkomitmen penuh mendukung budi daya jagung hibrida secara berkelanjutan melalui penyaluran benih unggul, penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani, serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang memadai.
Namun, keberhasilan sektor pertanian tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Shalahuddin mengingatkan bahwa akselerasi pembangunan pertanian menuntut kolaborasi lintas sektor.
Sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparatur kecamatan dan desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga peran aktif dunia usaha dinilai sangat krusial untuk memajukan roda perekonomian desa.
Dalam momentum yang sama, Pemkab Barito Utara turut menggelar pasar murah, guna membantu masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Langkah strategis ini, merupakan wujud kepedulian dan intervensi nyata pemerintah dalam meringankan beban ekonomi warga.
“Kami sangat berharap Desa Mampuak I dapat menjadi lokomotif percontohan bagi keberhasilan pembangunan pertanian yang berbasis pada potensi lokal. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Barito Utara yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas bupati. (ren/ko)






