Kadisdalduk Barito Utara Ajak Masyarakat Cegah Pernikahan Usia Anak

oleh
Silas Patiung
Silas Patiung

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB-P3A) Kabupaten Barito Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah praktik pernikahan usia anak yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Kepala Disdalduk KB-P3A Kabupaten Barito Utara Silas Patiung mengatakan, pernikahan di usia anak memberi dampak negatif yang signifikan terhadap masa depan anak, termasuk meningkatnya risiko kekerasan dalam rumah tangga, terganggunya kesehatan reproduksi, hingga hilangnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

“Ayo, kita cegah pernikahan usia anak! Pernikahan usia anak dapat memiliki dampak yang sangat besar terhadap kehidupan anak-anak, termasuk risiko kekerasan dalam rumah tangga, penurunan kesehatan reproduksi, dan kehilangan kesempatan pendidikan pada masa usia pelajar,” ujar Silas Patiung di Muara Teweh, belum lama ini.

Baca Juga:  Bupati Barito Utara Tekankan Program Berdampak Nyata dalam Musrenbang RKPD 2027 Teweh Tengah

la menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan untuk memberikan ruang bagi anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Mari kita dukung anak-anak kita untuk mengejar masa depan melalui pendidikan dan mencapai potensi mereka. Berikan mereka kesempatan untuk tumbuh dan berkembang seluas luasnya dengan sehat dan bahagia,” tambahnya.

Silas menyampaikan, pemerintah daerah terus mendorong program-program edukatif dan sosialisasi tentang bahaya pernikahan usia anak serta pentingnya perlindungan hak-hak anak demi menciptakan generasi emas yang lebih berkualitas.

“Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan melindungi hak-hak anak. Hal ini sejalan dengan komitmen nasional dalam menurunkan angka pernikahan usia anak serta memperkuat upaya perlindungan anak secara menyeluruh di seluruh Indonesia,” tegasnya. (her/ko)