Pangkalan Bun – Hujan lebat yang mengguyur Kota Pangkalan Bun sejak sore hari, Sabtu (27/12/2025), mengakibatkan genangan air di sejumlah titik. Salah satu ruas yang terdampak cukup parah adalah Jalan Diponegoro, di mana air hujan menggenang dan menghambat arus lalu lintas warga.
Genangan terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang berlangsung cukup lama. Air hujan terlihat sulit mengalir sehingga menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini membuat pengendara, khususnya sepeda motor, harus ekstra hati-hati saat melintas.
Salah seorang warga sekitar, Anton, menilai genangan tersebut dipicu oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Menurutnya, saluran air di kawasan tersebut kerap tidak mampu menampung debit air saat hujan deras turun.
“Kalau hujan agak lama, air pasti naik. Drainasenya kurang berfungsi, jadi air tertahan di jalan,” ujar Anton saat ditemui di lokasi.
Selain mengganggu aktivitas warga, genangan air juga dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan jalan. Beberapa pengendara mengeluhkan jalan berlubang yang tidak terlihat karena tertutup air, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem drainase di Jalan Diponegoro. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah genangan serupa terulang, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.(bob)







