Pangkalan Bun, kaltengonline.com — Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa peringatan Haul Kyai Gede merupakan momentum penting untuk meneladani ilmu dan akhlak para ulama. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Haul Kyai Gede yang digelar di kompleks Makam Kyai Gede, Minggu (11/1), bersama ratusan jemaah dari berbagai lapisan masyarakat.
Haul Kyai Gede berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bersama untuk mengenang jasa Kyai Gede, ulama besar yang memiliki peran penting dalam penyebaran dan pengembangan ajaran Islam di wilayah Kotawaringin Barat dan sekitarnya.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan tahlil, doa, serta tausiah keagamaan. Suasana religius terasa kuat, mencerminkan kecintaan masyarakat terhadap tradisi keislaman yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para pendahulu.
Dalam sambutannya, Hj. Nurhidayah menyampaikan bahwa tradisi haul merupakan amalan yang baik dan patut dijaga. Menurutnya, haul bukan sekadar mengenang, tetapi juga menjadi sarana mendoakan dan menumbuhkan rasa bakti serta terima kasih kepada para ulama yang telah berjasa besar bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia menilai Kyai Gede sebagai sosok ulama yang layak dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tawadhu, rendah hati, serta keluasan ilmu yang dimiliki Kyai Gede, kata dia, merupakan nilai-nilai luhur yang tetap relevan untuk dijadikan pegangan di tengah tantangan kehidupan modern.
Bupati Kobar juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pendidikan keagamaan, khususnya pendidikan Islam. Ia menekankan pentingnya peran pondok pesantren dan majelis taklim dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki akhlakul karimah dan tidak kehilangan jati diri.
Menurut Hj. Nurhidayah, penguatan nilai keislaman dan akhlak mulia menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang rukun, berilmu, dan berdaya saing. Ia berharap, melalui peringatan haul ini, ajaran dan keteladanan Kyai Gede terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain sebagai kegiatan keagamaan, Haul Kyai Gede juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat ukhuwah antarwarga dan tokoh masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat persatuan umat dalam membangun daerah dan peradaban yang lebih baik. (YA)







