Pangkalan Bun, Kaltengonline.com — Ketegangan menyelimuti perairan Senggora, laut Kumai, setelah sebuah perahu nelayan asal Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, dilaporkan tenggelam saat melaut. Insiden itu terjadi ketika para nelayan sedang mencari ikan di perairan Laut Jawa.
Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan, mengingat kondisi laut yang tidak selalu bersahabat. Beruntung, seluruh awak perahu berhasil selamat dari musibah laut yang mengancam nyawa itu.
Informasi awal menyebutkan, para nelayan yang perahunya tenggelam mendapat pertolongan dari sebuah kapal tagboat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Bantuan cepat itu menjadi penyelamat di tengah situasi darurat di laut terbuka.
Kepala Desa Tanjung Putri, Eli Safitri, membenarkan bahwa perahu nelayan yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan milik warganya. Namun, hingga kini penyebab pasti tenggelamnya perahu masih belum dapat dipastikan.
“Betul, mereka warga kami. Namun kami belum bisa meminta keterangan lebih lanjut karena para nelayan langsung dibawa ke Kumai setelah diselamatkan,” ujar Eli Safitri saat dihubungi, Senin (2/2).
Ia menambahkan, terdapat lima orang nelayan dalam perahu tersebut dan seluruhnya dinyatakan selamat. “Alhamdulillah semuanya selamat. Nanti jika ada perkembangan, akan kami sampaikan kembali,” pungkasnya. (ko)







