Kobar Perkuat Ekosistem Inovasi, Wabup Ajak Perangkat Daerah Lebih Adaptif dan Berdampak

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Diseminasi Inovasi Daerah Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Suyanto, S.H., M.H., di Aula Marundau Kantor Bapperida, Kamis (2/4).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong perangkat daerah agar lebih aktif menciptakan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai ajang berbagi, diseminasi ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi dan memperluas penerapan inovasi di berbagai sektor layanan publik.

Peserta yang hadir terdiri dari kepala perangkat daerah, camat, pimpinan unit layanan, hingga para inovator daerah yang telah berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kobar.

Dalam sambutannya, Suyanto menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menghadapi dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks. Menurutnya, inovasi menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga:  Resahkan Warga, Karaoke di Sungai Bengkuang Digerebek

Ia juga menyoroti capaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Kobar yang menunjukkan tren positif. Dari 37,77 pada tahun 2024 dengan 11 inovasi, meningkat menjadi 52,95 pada tahun 2025 dengan 24 inovasi. Capaian tersebut mengantarkan Kobar tetap menyandang predikat “Inovatif” selama dua tahun berturut-turut.

“Capaian ini harus terus ditingkatkan. Inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja, bukan sekadar program sesaat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kobar berharap setiap perangkat daerah mampu menghadirkan inovasi yang relevan, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Dengan begitu, pelayanan publik di Kobar dapat semakin berkualitas dan berdaya saing.(bob)