Wali Kota Palangka Raya Pantau Paskah, Perkuat Toleransi Huma Betang

oleh
oleh
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah) bersama jajaran Polda Kalteng meninjau perayaan malam puncak Paskah di TPU KM.12, Sabtu (4/4).
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah) bersama jajaran Polda Kalteng meninjau perayaan malam puncak Paskah di TPU KM.12, Sabtu (4/4).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Suasana khidmat perayaan Paskah di TPU Km 12 Palangka Raya turut dihadiri Wali Kota Fairid Naparin yang berbaur dan menyapa masyarakat pada malam puncak perayaan.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Cantik itu menjadi bentuk perhatian, sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Fairid menyampaikan momentum perayaan keagamaan seperti Paskah tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang telah lama hidup di Kota Palangka Raya, sejalan dengan falsafah huma betang.

“Ini merupakan wujud komitmen pemerintah bersama-sama menjaga keharmonisan, budaya falsafah huma betang, dan keberagaman di Kota Palangka Raya,” ujarnya, Sabtu malam (4/4).

Ia juga mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan dan kelancaran kegiatan tersebut, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama berbeda. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang bertugas pada perayaan Paskah ini. Mungkin yang bertugas itu bukan dari agama Kristiani, tetapi ini merupakan wujud kebersamaan. Ketika di bulan Ramadan kemarin, mereka juga banyak membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fairid menekankan agama merupakan keyakinan pribadi setiap individu. Namun dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan dan toleransi.

“Agama adalah keyakinan pribadi, tetapi ketika kita berbicara tentang berbangsa dan bernegara, maka yang harus kita jaga adalah toleransi antarumat beragama,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap suasana aman, damai, dan penuh toleransi dapat terus terjaga, tidak hanya pada momen perayaan keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (ham/ans/ko)