DPRD Kapuas Dukung Penataan Bundaran Simpang 5 Lungkuh Layang

oleh
oleh
Wakil Ketua II DPRD Kapuas Berinto saat mendampingi kunjungan Bupati Kapuas HM Wiyatno di Kecamatan Timpah akhir pekan lalu.
Wakil Ketua II DPRD Kapuas Berinto saat mendampingi kunjungan Bupati Kapuas HM Wiyatno di Kecamatan Timpah akhir pekan lalu.

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Wakil Ketua II DPRD Kapuas, Berinto, turut mendampingi kunjungan kerja Bupati Kapuas HM Wiyatno ke Kecamatan Timpah. Dalam agenda tersebut, perhatian tertuju pada rencana penataan bundaran di Simpang 5 Lungkuh Layang yang dinilai strategis bagi pengembangan kawasan.

Berinto menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap rencana penataan tersebut. Menurutnya, pembangunan bundaran tidak hanya sekadar mempercantik wajah kawasan, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap kemajuan daerah.

“Penataan ini bukan hanya memperindah, tapi juga mendorong perkembangan wilayah, khususnya di Timpah dan sekitarnya,” ujar Berinto.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, termasuk hingga wilayah hulu Kabupaten Kapuas. Infrastruktur yang tertata diyakini mampu meningkatkan konektivitas serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.

“Ini penting agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah kota, tetapi juga dirasakan masyarakat di daerah hulu,” tambahnya.

Selain itu, Berinto menilai keberadaan bundaran di titik strategis seperti Simpang 5 Lungkuh Layang juga akan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Penataan yang baik diharapkan mampu mengurangi potensi kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:  Kapuas Expo 2026 Jadi Ajang Promosi Potensi Daerah dan UMKM

Ia juga mendorong agar dalam proses perencanaan, pemerintah daerah tetap memperhatikan aspek tata ruang, estetika, dan fungsi kawasan. Dengan begitu, hasil pembangunan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Tak kalah penting, Berinto berharap keterlibatan masyarakat setempat dapat diakomodasi dalam proses pembangunan. Menurutnya, partisipasi warga menjadi kunci agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun.

Berinto pun optimistis, jika penataan bundaran tersebut terealisasi dengan baik, kawasan Timpah akan semakin berkembang dan menjadi salah satu titik pertumbuhan baru di Kabupaten Kapuas.

Ia berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan sesuai target, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. (art/ko)