Tiang Pertama Jembatan Garuda Barito Utara Ditancapkan, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah

oleh
oleh
Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonedie Y Tingang AMd bersama jajarandan Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid saat pelaksanaan Ground breaking Jembatan Garuda di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Senin (6/4).
Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonedie Y Tingang AMd bersama jajarandan Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid saat pelaksanaan Ground breaking Jembatan Garuda di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Senin (6/4).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Konektivitas Kabupaten Barito Utara resmi dimulai. Tiang pertama Jembatan Garuda Kodam XXII/Tambun Bu ngai ditancapkan pada Senin (6/4) di wilayah Kodim 1013/Muara Teweh.

Hal ini menandai ground breaking proyek yang diharapkan mampu membuka isolasi wilayah dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonedie Y Tingang AMd hadir mewakili Bupati dalam upacara penancapan tiang perdana tersebut. Jembatan perintis ini sengaja dibangun untuk menjawab kebutuhan mendesak akan akses transportasi yang adil dan merata, khususnya bagi wilayah yang selama ini masih terbatas.

Dalam sambutan Bupati Barito Utara H Shalahuddin yang dibacakan Wakil Bupati saat itu, menegaskan bahwa infrastruktur adalah pilar utama kemajuan daerah.

“Jembatan perintis Garuda yang akan dibangun ini diharapkan menjadi penghubung vital antar wilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” katanya saat itu.

Baca Juga:  Felix Sonadie Dorong Optimalisasi Potensi Daerah dan Perkuat Peran BUMD

Dengan adanya jembatan ini, warga Desa Liang Buah dan Kecamatan Teweh Baru pada umumnya tak perlu lagi bergantung pada akses jalan yang terbatas. Mobilitas warga dipastikan lebih mudah, distribusi hasil bumi makin lancar, dan peluang usaha baru pun terbuka. Peme rintah daerah optimistis tidak akan ada lagi wilayah yang terisolasi setelah jembatan ini berdiri.

Felix mengajak seluruh lapi san masyarakat untuk mengawal proses pembangunan.

Sehingga bersama mengawasi, bersama memperbaiki Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang lebih maju dan sejahtera. (ren/ko)