Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah, menegaskan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang berfokus pada pemerataan infrastruktur dan penguatan ekonomi inklusif. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga merata di seluruh lapisan masyarakat, Rabu (15/4/2026).
Menurut Nurhidayah, pembangunan infrastruktur harus mampu menjangkau kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah. Ia menilai, pemerataan akses menjadi fondasi utama dalam menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak memandang forum tersebut sebagai agenda rutin semata. Musrenbang, kata dia, harus menjadi ruang strategis untuk menyatukan arah kebijakan serta memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Nurhidayah juga menekankan pentingnya konsistensi terhadap dokumen perencanaan yang telah disusun. Setiap program yang diusulkan wajib mengacu pada RPJMD, memenuhi Standar Pelayanan Minimal, serta sejalan dengan prioritas pembangunan di tingkat provinsi dan nasional. Ia menegaskan, usulan yang tidak sesuai akan disaring untuk menjaga kualitas perencanaan.
Lebih jauh, ia menilai perencanaan yang tepat akan berpengaruh langsung terhadap efektivitas pembangunan. Pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun program yang terukur dan berdampak nyata, sehingga penggunaan anggaran dapat lebih optimal dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Nurhidayah turut menyoroti capaian pembangunan daerah yang menunjukkan perkembangan positif, seperti meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunnya angka pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil. Meski demikian, ia mengingatkan adanya kenaikan angka kemiskinan yang harus segera direspons melalui kebijakan yang lebih terarah dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan. (ko)

